<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=7650088847731346959&amp;blogName=Stories+of+MIRAcle&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=BLUE&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http://mirabercerita.blogspot.com/search&amp;blogLocale=in&amp;homepageUrl=http://mirabercerita.blogspot.com/&amp;vt=-2480089065884270357" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>


Senin, 29 November 2010
Bandung dan Kamu
Bandung, saya selalu mencintai kamu, bahkan ketika saya mengubur mimpi saya dalam-dalam untuk sebuah coba-coba yang menggeser langkah saya beberapa derajat di peta. Sumpah, saya tidak menyesal berada di sini, tapi biarkan saya bercerita tentang kecintaan saya pada Bandung. Bandung, pepohonannnya, jalanannya, rumah-rumahnya, aah.. Terlalu banyak memori saya tentang kamu. Saya selalu merasa menyatu dengan kamu, Bandung. Saya rindu Bandung, rindu menyusuri jalanannya, mengamati pepohonan, menjelajahi factory outlet, walaupun saya sendiri belum hafal jalanan rumit dan penuh kemacetan di sana.

Saya punya banyak memori tentang kamu. Hmm, mungkin kamu tidak sadar Bandung. Saya hanya bagian kecil dari orang-orang yang menyinggahimu, bagian kecil dari orang-orang yang mendatangimu untuk melepaskan sebagian penat. Dan aah, kapan terakhir kali saya ke sana? Ingat saja tidak. Mungkin itu sudah beberapa bulan yang lalu.

Bandung, dulu saya punya cita-cita menjelajahimu dari tiap sudutnya. Saya bisa seperti anak kecil tiap kali mengunjungi Bandung. Seperti anak kecil yang mendapatkan cokelat dan es krim dari orang tuanya walaupun dia sudah pernah mencobanya. Aah Bandung, bagaimana keadaanmu? Semakin macet ya? Makin banyak polusi kah di sana? Tenang saja Bandung, nanti ketika saya sudah menjadi seorang Sarjana Teknik dari program studi Teknik Lingkungan, saya akan berusaha melakukan apa yang saya bisa untuk menyelamatkanmu. Hmm, saya belum tau apa yang akan saya lakukan, tapi saya akan berusaha. Kamu percaya saya kan?

Ya.. Bandung, terima kasih untuk memori yang kamu simpan untuk saya. Suatu saat nanti, ketika saya mengunjungimu lagi, kamu akan selalu mengingatkan saya tentang kenangan-kenangan indah itu. Restoran fastfood Jepang, film, angkot, dan bahkan jalanan yang malam itu saya susuri.. Bersamanya :)

Miraa Atsari on 23:49


~~~~~***~~~~~




profile

I'm trying to be a survivor SELAMAT DATANG DI KAMPUS PERJUANGAN

chit chat

links
My Boy's Blog
Radit's Blog
Tiya's Blog
Mesa's Blog
Icha's Blog

other stories
Biar Bagaimanapun, Begitulah Adanya
Suasana takbir selalu berhasil bikin gue nangis. ...
Dua Setengah Botol
I'm moving on as the world is keep on turning. Te...
Ma, mama tau ngga sms itu bikin aku nangis hari in...
Catatan Singkat
Batuk T_______T
I Don't Know What I Feel Now, Seriously..
. . .
Teruntuk Sahabatku

archives
April 2008
Juni 2008
Juli 2008
Agustus 2008
September 2008
Oktober 2008
November 2008
Desember 2008
Januari 2009
Februari 2009
Maret 2009
April 2009
Mei 2009
Juni 2009
September 2009
Mei 2010
Juni 2010
Juli 2010
Agustus 2010
September 2010
Oktober 2010
November 2010
Desember 2010
Januari 2011

credits
My Boy :D
Summersplash!
basecodes.image.

Get Free Music at www.divine-music.info
divine-music.info




By TwitterButtons.com


Create your badge

U're visitor number

Website Usage Statistics