Saya punya banyak memori tentang kamu. Hmm, mungkin kamu tidak sadar Bandung. Saya hanya bagian kecil dari orang-orang yang menyinggahimu, bagian kecil dari orang-orang yang mendatangimu untuk melepaskan sebagian penat. Dan aah, kapan terakhir kali saya ke sana? Ingat saja tidak. Mungkin itu sudah beberapa bulan yang lalu.
Bandung, dulu saya punya cita-cita menjelajahimu dari tiap sudutnya. Saya bisa seperti anak kecil tiap kali mengunjungi Bandung. Seperti anak kecil yang mendapatkan cokelat dan es krim dari orang tuanya walaupun dia sudah pernah mencobanya. Aah Bandung, bagaimana keadaanmu? Semakin macet ya? Makin banyak polusi kah di sana? Tenang saja Bandung, nanti ketika saya sudah menjadi seorang Sarjana Teknik dari program studi Teknik Lingkungan, saya akan berusaha melakukan apa yang saya bisa untuk menyelamatkanmu. Hmm, saya belum tau apa yang akan saya lakukan, tapi saya akan berusaha. Kamu percaya saya kan?
Ya.. Bandung, terima kasih untuk memori yang kamu simpan untuk saya. Suatu saat nanti, ketika saya mengunjungimu lagi, kamu akan selalu mengingatkan saya tentang kenangan-kenangan indah itu. Restoran fastfood Jepang, film, angkot, dan bahkan jalanan yang malam itu saya susuri.. Bersamanya :)



